![]() |
| Foto: Bupati Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat, S.Sos |
Belitung, gerubok.com- Kondisi fasilitas olahraga kebanggaan masyarakat Kabupaten Belitung, Stadion Pangkallalang, kini menjadi sorotan publik.
Sarana yang menjadi pusat kegiatan dan pembinaan atlet lokal tersebut dinilai memprihatinkan lantaran minimnya tutupan rumput dan didominasi area tanah keras yang tandus.
Pantauan media saat laga final Turnamen Sepak Bola Al Fa Gama II Soccer Championship 2026 antara Persikab Kampung Baru melawan D2 Tanjung Binga menunjukkan permukaan lapangan tumbuh tidak merata.
Padahal, standar dan regulasi sepak bola mewajibkan penggunaan rumput baik alami maupun sintetis guna menunjang kualitas permainan serta menjamin keselamatan para atlet.
Permukaan tanah yang keras dan tidak rata ini berpotensi tinggi memicu cedera serius bagi para pemain, mulai dari cedera engkel, lutut, benturan keras saat terjatuh, hingga luka gesek.
Kondisi ini memantik keprihatinan masyarakat dan pencinta sepak bola lokal yang berharap adanya langkah konkret pemeliharaan demi keselamatan para atlet.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat, S.Sos., mengakui bahwa kualitas fisik arena Stadion Pangkallalang saat ini memang belum memenuhi standar resmi.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belitung berencana mengambil langkah strategis untuk melakukan pembenahan (upgrade).
"Kalau kita lihat, memang arena kita ini belum standar ya. Nanti akan kita pikirkan dan diskusikan bersama KONI Kabupaten Belitung mengenai langkah perbaikan atau upgrade lapangan ini," ujar Djoni pada Minggu (11/10/2026).
Djoni menegaskan bahwa keterbatasan anggaran daerah tidak akan menyurutkan komitmen Pemkab Belitung dalam membina potensi atlet muda, khususnya pada cabang olahraga sepak bola.
"Kita memiliki keterbatasan anggaran, akan tetapi itu bukan menjadi alasan bagi kita. Kita harus terus membina bibit-bibit muda atlet olahraga kita, khususnya sepak bola," tegasnya.
Terkait penganggaran, Djoni menjelaskan bahwa pembenahan Stadion Pangkallalang belum masuk dalam alokasi anggaran tahun ini karena belum adanya usulan dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Belitung.
Sebagai tindak lanjut, Pemkab Belitung dijadwalkan akan segera berkoordinasi dan duduk bersama Dispora serta KONI Kabupaten Belitung untuk menyusun perencanaan matang. Perbaikan fisik stadion tersebut ditargetkan dapat mulai direalisasikan pada tahun anggaran 2028.***
