Oknum Bhayangkari Diduga Terlibat Penipuan Arisan, Warga Belitung Ini Rugi Kisaran Rp90 Jutaan, Puluhan Orang Diduga jadi Korban?

Oknum Bhayangkari Diduga Terlibat Penipuan Arisan, Warga Belitung Ini Rugi Kisaran Rp90 Jutaan, Puluhan Orang Diduga jadi Korban?
Foto Ilustrasi.


Belitung, gerubok.com - Seorang warga Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, melaporkan dugaan tindak pidana penipuan atau penggelapan berkedok arisan online ke Polres Belitung.

Laporan tersebut tercatat dalam Surat Tanda Terima Laporan Pengaduan (STTLP) Nomor: STTLP/119/IV/2026/Satreskrim/Polres Belitung/Polda Kepulauan Bangka Belitung, tertanggal 7 April 2026.

Pelapor diketahui berinisial D (29), seorang karyawan swasta yang berdomisili di Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.

Dalam laporannya, D mengaku awalnya dihubungi oleh terlapor berinisial N pada Januari 2026 melalui aplikasi WhatsApp yang menawarkan investasi arisan dengan iming-iming keuntungan. 

Pada Februari 2026, komunikasi berlanjut dan pelapor mulai tertarik mengikuti sejumlah paket arisan yang ditawarkan.

Terlapor menawarkan beberapa skema arisan dengan nilai bervariasi, mulai dari Rp3,5 juta hingga belasan juta rupiah, dengan janji keuntungan antara Rp5 juta hingga Rp10 juta dalam jangka waktu tertentu pada Maret 2026.

Pelapor kemudian melakukan sejumlah transaksi transfer untuk mengikuti arisan tersebut. Namun, hingga waktu pencairan yang dijanjikan, keuntungan yang dijanjikan tidak kunjung diterima. 

Saat dikonfirmasi, terlapor berulang kali memberikan alasan, termasuk menyebut adanya peserta lain yang belum membayar.

Pada 26 Maret 2026, terlapor mengaku kepada pelapor bahwa dirinya juga menjadi korban penipuan oleh pihak lain, sehingga dana arisan tidak dapat dibayarkan kepada pelapor.

Akibat kejadian tersebut, pelapor mengaku mengalami kerugian kurang lebih sebesar Rp90 jutaan.

Kasus ini kini telah dilaporkan ke Polres Belitung dan tengah dalam proses penyelidikan oleh Satuan Reserse Kriminal.

Sebagai informasi tambahan, terlapor diduga merupakan seorang oknum Bhayangkari di Polres Belitung Timur. 

Informasi lain juga menyebutkan, diduga korban dari N ini tidak hanya satu orang D saja, bahkan katanya mencapai puluhan orang dengan total mendekati Rp 1 miliar.

"Saya juga sebenarnya salah satu korban juga, ada puluhan juta juga uang saya. Masih banyak yang lainnya (korban, red)," kata H kepada gerubok.com, Selasa 7 April 2026.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait status hukum maupun tindak lanjut terhadap yang bersangkutan.***

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال