⚡ TRENDING Memuat berita terbaru...
Tentang Kami Kontak Iklan
BerandaBerita TerkiniDiduga Dipicu Aktivitas "Pengerit", Antrean Panjang Terjadi di Sejumlah SPBU Belitung
Antri BBM

Diduga Dipicu Aktivitas "Pengerit", Antrean Panjang Terjadi di Sejumlah SPBU Belitung

author
Henderi
Dipublikasikan: September 14, 2026 ⏱️ 5 menit baca
Diduga Dipicu Aktivitas "Pengerit", Antrean Panjang Terjadi di Sejumlah SPBU Belitung
Foto: SPBU Air Pancur, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Tanjung Pandan.


Belitung, gerubok.com- Permasalahan antrean panjang pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kabupaten Belitung hingga kini belum menemu titik terang. 

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belitung bersama Aparat Penegak Hukum (APH) didesak untuk segera mengambil tindakan tegas guna mengatasi kondisi yang terus berulang ini.

Antrean panjang tidak hanya terjadi di SPBU Dusun Pilang, Desa Dukong. Pemandangan serupa juga terlihat di SPBU Air Pancur, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Tanjung Pandan. Kendaraan tampak mengular menunggu giliran pengisian BBM. Senin 14 September 2026.

Hingga saat ini, penyebab pasti membludaknya antrean di beberapa titik SPBU di Kabupaten Belitung tersebut belum diketahui secara pasti.

Namun, seorang sumber lokal yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan melalui pesan instan WhatsApp bahwa fenomena ini disinyalir marak dipicu oleh aktivitas pengisian berulang atau yang biasa dikenal warga setempat sebagai "pengerit".

"Ini ne pengerit semue bang biar motor kecik (Ini pengerit semua bang walaupun memakai sepeda motor kecil)," tulis sumber tersebut.

Ia juga menambahkan adanya dinamika baru di lapangan terkait munculnya para pelaku baru dalam aktivitas tersebut.

 "Banyak juak (juga) pengerit dadakan," lanjutnya.

Fenomena antrean panjang ini menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat. Berdasarkan pantauan di sejumlah ruas jalan di Kabupaten Belitung, beberapa pedagang eceran BBM jenis Pertalite yang biasanya berjualan justru mengalami kekosongan stok.

Kondisi ini memicu keprihatinan terkait ke mana aliran BBM hasil aktivitas pengerit tersebut didistribusikan. 

Hal ini sekaligus memunculkan kekhawatiran masyarakat mengenai adanya dugaan penimbunan oleh oknum-oknum tertentu.

Masyarakat mengimbau Pemkab Belitung dan APH untuk segera turun tangan melakukan penertiban secara masif serta mengevaluasi sistem pengawasan di lapangan.

Langkah tegas dinilai mendesak agar rantai distribusi BBM, khususnya jenis bersubsidi, dapat berjalan teratur dan tepat sasaran bagi warga yang benar-benar membutuhkan.

Hingga berita ini diturunkan, tim redaksi masih mengupayakan konfirmasi resmi dari pihak pengelola SPBU Dusun Pilang, SPBU Air Pancur, serta instansi dinas terkait guna mendapatkan penjelasan resmi mengenai pengawasan distribusi dan langkah penataan antrean di lokasi. ***


🔥 JANGAN LEWATKAN

REKOMENDASI REDAKSI