Membawa jargon "Tumbuh Bersama, Maju dengan Teknologi, Hangat dalam Kebersamaan", Antoni berkomitmen mentransformasi Desa Aik Ketekok menjadi desa modern tanpa menghilangkan identitas sejarah dan kebudayaan lokalnya.
Melalui visi bertajuk "Merawat Warisan, Menjemput Masa Depan", Antoni menekankan pentingnya keseimbangan antara kemajuan teknologi dan pelestarian tradisi.
Ia percaya bahwa digitalisasi adalah kunci utama untuk meningkatkan taraf hidup warga Aik Ketekok di Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.
"Kita ingin mewujudkan Desa Aik Ketekok yang cerdas, sejahtera, berbudaya, dan berbasis digital. Kemajuan teknologi harus dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat, mulai dari pelayanan publik hingga penguatan ekonomi warga," ujar Antoni. Jumat 21 Agustus 2026.
Lanjutnya, Antoni memaparkan beberapa program prioritas yang terangkum dalam enam pilar utama pembangunan desa:
Pelayanan Publik Digital: Menghadirkan tata kelola pemerintahan desa yang cepat, transparan, dan berbasis teknologi untuk mempermudah urusan administrasi warga.
Pengembangan Ekonomi Digital: Menggerakkan potensi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta usaha lokal warga melalui integrasi pemasaran digital dan inovasi ekonomi.
Lingkungan Lestari: Membangun ruang desa yang bersih, nyaman, hijau, dan aman bagi seluruh penghuninya.
Gotong Royong dan Kebersamaan: Menguatkan rasa kepedulian sosial serta tradisi saling membantu antarwarga.
Inovasi Inklusif: Membuka ruang seluas-luasnya bagi pemuda, perempuan, dan seluruh elemen masyarakat untuk berkarya dan berinovasi.
Pelestarian Budaya dan Warisan: Menjaga sejarah dan jati diri Aik Ketekok agar tetap menjadi warisan yang membanggakan bagi generasi mendatang.
Mengutip kelakar dan cerita lokal yang melekat di masyarakat, "Kita ke aik yang bunyi ketekok!".
Antoni menegaskan bahwa pendekatan kepemimpinannya akan tetap hangat, merakyat, dan berakar pada kebudayaan lokal.
"Bersatu, berkarya, dan berdaya. Pembangunan ini bukan hanya tentang pemimpinnya, tetapi tentang Aik Ketekok untuk kita semua," tutup Antoni. ***
