Jelang Ajang Putra Putri Kebudayaan Indonesia 2026, Zizi Kunjungi Pengrajin Alat Musik Gambus Belitong

Jelang Ajang Putra Putri Kebudayaan Indonesia 2026, Zizi Kunjungi Pengrajin Alat Musik Gambus Belitong

Belitung, gerubok.com- Dalam rangka memperdalam wawasan mengenai kekayaan seni dan budaya lokal. Nazhifah Rhamadhani, yang akrab disapa Zizi, melakukan kunjungan istimewa ke kediaman salah satu pelaku seni budaya dan pengrajin alat musik tradisional gambus, Usni Mariosha, di Baro Begado, Jalan Dahlan, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Rabu malam (24/6/2026).

Zizi merupakan salah satu dari tiga peserta perwakilan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang akan berkompetisi dalam ajang pemilihan Putra dan Putri Kebudayaan Indonesia Tahun 2026 untuk kategori Cilik dan Remaja pada 29 Juni 2026 mendatang di Yogyakarta. Dua perwakilan lainnya adalah Devan dan Vania Evyu Kirana.

Kunjungan ini dilakukan sebagai langkah nyata Zizi untuk menggali lebih dalam filosofi seni musik tradisional, khususnya gambus, yang menjadi bagian integral dari identitas budaya masyarakat Melayu  Belitung.

Uniknya, pengrajin yang dikunjungi Zizi memiliki keahlian khusus dalam menciptakan alat musik gambus bernilai seni tinggi dengan memanfaatkan bahan-bahan limbah sebuah wujud kreativitas yang menggabungkan pelestarian budaya dengan kesadaran lingkungan.

Jelang Ajang Putra Putri Kebudayaan Indonesia 2026, Zizi Kunjungi Pengrajin Alat Musik Gambus Belitong

Melihat antusiasme dan komitmen Zizi, Usni Mariosha menyampaikan apresiasinya. 

"Semoga ia (Zizi-red) bisa mengharumkan  Kabupaten Belitung ke kancah internasional," ujarnya kepada gerubok.com.

Melalui kegiatan ini, Zizi berharap dapat membawa pesan pelestarian budaya yang inklusif ke tingkat nasional. 

Ia berkomitmen untuk mengangkat narasi mengenai inovasi pelaku seni daerah yang tetap konsisten menjaga marwah budaya di tengah arus modernisasi.

Persiapan Zizi menuju ajang Putra dan Putri Kebudayaan Indonesia 2026 tidak hanya berfokus pada penampilan fisik dan wawasan umum, tetapi juga pada penguatan akar budaya. 

Pengalaman berinteraksi langsung dengan pelaku seni di lapangan diharapkan menjadi bekal berharga bagi Zizi dalam mempromosikan pariwisata dan kebudayaan Provinsi Bangka Belitung di panggung nasional nanti.

Kunjungan yang berlangsung hangat tersebut diakhiri dengan diskusi santai mengenai pentingnya peran generasi muda dalam mendukung keberlanjutan seni tradisional agar tetap relevan di masa kini. ***


Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال