Belitung, gerubok.com- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Belitung, Vina Cristyn Ferani, S.E., secara resmi menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh kepada anak-anak berbakat yang menjadi perwakilan daerah dalam ajang pemilihan Putera Puteri Kebudayaan Indonesia tahun 2026 untuk kategori Cilik dan Remaja.
Ajang nasional ini menjadi momentum penting bagi generasi muda untuk unjuk gigi dalam melestarikan sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya daerah di kancah nasional.
Dalam keterangannya lewat rekaman video yang diterima redaksi gerubok.com, Vina Cristyn Ferani menyampaikan rasa bangga yang mendalam atas keterlibatan putra-putri terbaik daerah dalam kompetisi bergengsi tersebut.
Ia berharap para peserta dapat tampil maksimal dan menjaga esensi dari kelestarian budaya itu sendiri.
"Harapan saya, semoga Ananda-Ananda ini bisa membawa harum nama Bangka Belitung, khususnya Kabupaten Belitung. Semoga setiap gerak, kata, dan senyum yang kalian tampilkan menjadi cara terbaik untuk melestarikan warisan bangsa," ujar Vina.
Lebih lanjut, Ketua DPRD Kabupaten Belitung ini menekankan bahwa esensi utama dari keikutsertaan ini bukan sekadar mengejar trofi juara, melainkan misi mulia untuk memperkenalkan identitas dan kearifan lokal Belitung kepada seluruh masyarakat Indonesia.
"Bukan soal menang atau kalah, tapi tentang seberapa tulus kalian memperkenalkan budaya dan daerah Belitung yang kita cintai di tingkat nasional. Selamat berjuang, teruslah menginspirasi bagi anak-anak lain se-Nusantara," pungkasnya memberikan semangat.
Pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Belitung menaruh harapan besar agar keikutsertaan para perwakilan cilik dan remaja ini dapat memicu semangat generasi muda lainnya untuk tetap mencintai, menjaga, dan bangga akan budaya asli Indonesia, khususnya budaya Belitong.
Untuk diketahui, Provinsi Bangka Belitung mengirimkan tiga nama perwakilan terbaiknya yaitu, Devan, Vania Evyu Kirana, Nazhifah Rhamadhani.
Ketiga perwakilan berbakat ini dijadwalkan akan mengikuti rangkaian kegiatan di Yogyakarta pada 29–30 Juni 2026. ***
