Diperkuat Jeje dan Panji, pemain asal Palembang yang memperkuat tim voli Bandung Tektona, Pumau langsung menguasai jalannya pertandingan sejak set pembuka.
Jeje tampil tajam dari posisi open hitter, sementara Panji kerap menjadi pemecah kebuntuan lewat quick smash dari tengah. Variasi serangan cepat, open smash, hingga back attack membuat pertahanan Kampong Baru 1 kesulitan membaca arah bola.
Kampong Baru 1 yang menurunkan pemain cabutan asal Bangka sempat mencoba memberi perlawanan. Namun rapatnya blok Pumau serta derasnya spike keras, smash lurus, dan smash silang membuat mereka gagal mengembangkan permainan.
Pada set pertama, Pumau langsung menekan sejak servis awal. Dominasi penuh membuat set pembuka ditutup dengan skor 25–15.
Memasuki set kedua, Kampong Baru 1 berupaya bangkit dan mulai bermain lebih sabar. Namun tempo cepat Pumau kembali menjadi pembeda. Quick dari tengah dan open smash dari posisi empat membawa Pumau mengamankan set kedua dengan skor 25–17.
Dominasi Pumau semakin tak terbendung di set ketiga. Smash bertubi-tubi membuat Kampong Baru kehilangan ritme permainan. Set penentuan pun ditutup meyakinkan dengan skor 25–12, sekaligus memastikan tiket final bagi Pumau
Kemenangan ini mengukuhkan Pumau sebagai salah satu tim paling solid dan berbahaya di Lembonk Cup 2026, dengan performa stabil dan variasi serangan yang sulit dibendung.
Di laga final Pumau Tanjungpandan masih menunggu hasil pertandingan antara Pulau Seliu 2 melawan KLVC Mirank Manggar.
Selain duel panas di lapangan, antusiasme penonton juga semakin meningkat dengan adanya undian tiket masuk berhadiah doorprize menarik dari panitia. Ribuan pasang mata memadati arena, menciptakan suasana meriah khas turnamen rakyat. (Nop)
Dengan performa seperti ini, PUMAU kini tinggal selangkah lagi menuju gelar juara Lembonk Cup 2026.
