![]() |
| Suasana saat para personel membersihkan Stadion Pangkallalang usai pertandingan. |
Belitung, gerubok.com - Peluit panjang wasit menandakan berakhirnya pertandingan di Stadion Pangkallalang mungkin menjadi tanda bagi penonton untuk beranjak pulang.
Namun, bagi para personel Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Bangka Belitung, itu adalah instruksi untuk memulai "pertandingan" lainnya yakni menjaga kebersihan.
Pemandangan menarik terlihat setiap laga usai dalam turnamen Brimob Cup II 2026. Begitu tribun mulai melengang, para personel berseragam kebanggaan ini langsung bergerak taktis.
Mereka bukan memegang tameng atau senjata, melainkan memunguti satu per satu sampah yang tertinggal, mulai dari area lapangan hingga ke sudut-sudut tribun penonton.
Aksi bersih-bersih ini bukan tanpa alasan. Satuan Brimob ingin memastikan bahwa setiap jengkal stadion tetap bersih dan siap menyambut kemeriahan di hari berikutnya.
"Jadi kita tekankan untuk menciptakan kenyamanan bagi para penonton yang mendukung tim mereka di Brimob Cup II ini," ujar Akramdin, Ketua EO Brimob Cup II 2026, pada Sabtu (2/5/2026).
Menurutnya, kesan pertama penonton saat memasuki stadion sangatlah penting. Kebersihan menjadi faktor utama yang menentukan apakah masyarakat akan merasa betah menyaksikan tim kesayangan mereka berlaga.
"Jangan sampai penonton datang besoknya sampah banyak dari pertandingan sebelumnya," tegas Akramdin. Ia ingin memastikan standar kenyamanan tetap terjaga selama perhelatan akbar ini berlangsung.
Turnamen Brimob Cup II sendiri merupakan ajang besar yang melibatkan antusiasme tinggi dari masyarakat.
Sebanyak 85 tim dijadwalkan bertanding dalam kurun waktu 44 hari, yang akan berlangsung hingga 16 Juni 2026 mendatang.
Dengan intensitas pertandingan yang tinggi, potensi tumpukan sampah tentu menjadi tantangan tersendiri.
Meskipun personel Brimob selalu sigap melakukan pembersihan, Akramdin tetap menitipkan pesan penting bagi para suporter yang hadir.
Ia mengimbau agar kesadaran kolektif tetap dijaga dengan cara membuang sampah pada tempatnya.
"Terlepas dari itu semua, kami mengimbau untuk para penonton agar memiliki kesadaran membuang sampah masing-masing," tambahnya.
Aksi gerak cepat para personel Brimob ini menjadi bukti nyata bahwa semangat melayani masyarakat tidak hanya terbatas pada aspek keamanan, tetapi juga mencakup aspek sosial dan kenyamanan lingkungan.
Di Stadion Pangkallalang, kemenangan bukan hanya soal skor di papan pengumuman, tapi juga tentang bagaimana menjaga "rumah" bersama tetap bersih dan nyaman.***
