Membalong, Gerubok.com – Turnamen sepak bola Gelora Selatan resmi dibuka pada Senin, 12 Januari 2026, bertempat di Lapangan Sepak Bola Merpati, Desa Simpang Rusa, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung.
Pembukaan turnamen berlangsung meriah dan disambut antusias oleh masyarakat serta pecinta sepak bola yang memadati area lapangan. Turnamen ini diikuti oleh 48 tim dari berbagai daerah, yang siap bersaing dan meramaikan Gelora Selatan 2026.
Gelora Selatan secara resmi dilakukan oleh Ketua Askab PSSI Belitung, Hendra Cahya, yang menandai dimulainya turnamen dengan menendang bola ke arah gawang sebagai simbol kick-off kompetisi.
Usai seremoni pembukaan, panitia langsung menyuguhkan pertandingan pembuka penyisihan Grup A yang mempertemukan Batu Mana B kontra Pors FC Redusa. Kedua tim tampil ngotot sejak menit awal dan saling melancarkan serangan.
Pertandingan berjalan ketat hingga waktu normal berakhir dengan skor 1-1, sehingga harus ditentukan melalui adu penalti. Dalam babak tos-tosan tersebut, Pors FC Redusa tampil lebih tenang dan berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor penalti 4-3, sekaligus mengamankan kemenangan perdana di Grup A.
Ketua Askab PSSI Belitung, Hendra Cahya, mengapresiasi terselenggaranya turnamen ini dan menilai Gelora Selatan memiliki peran penting dalam pembinaan sepak bola daerah.
“Turnamen seperti Gelora Selatan ini sangat penting untuk menjaga iklim kompetisi dan pembinaan pemain lokal. Dari ajang seperti inilah bakat-bakat sepak bola Belitung bisa terus berkembang,” ujarnya.
Ia juga berharap seluruh tim menjunjung tinggi sportivitas selama turnamen berlangsung.
“Saya berharap semua peserta bermain fair, menghormati wasit, dan menjaga keamanan agar turnamen ini berjalan lancar sampai selesai,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Turnamen Gelora Selatan, Agun, mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak yang terlibat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Askab PSSI Belitung, pemerintah Desa, panitia, serta masyarakat yang telah mendukung penuh kegiatan ini. Antusiasme penonton di laga pembuka menjadi semangat tersendiri bagi kami,” kata Agun.
Menurut Agun, turnamen ini tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga mempererat silaturahmi antar klub, “selain kompetisi, Gelora Selatan menjadi ajang kebersamaan dan hiburan positif bagi masyarakat, khususnya pecinta sepak bola di wilayah selatan Belitung,” ujarnya.
Dukungan juga disampaikan oleh Kepala Desa Simpang Rusa, Ardi Yusup, yang berharap turnamen ini membawa dampak positif bagi masyarakat desa.
“Kami sangat mendukung Turnamen Gelora Selatan ini. Selain menjadi hiburan, kegiatan ini juga menghidupkan semangat olahraga dan kebersamaan warga,” ujar Ardi Yusup.
Ia menambahkan, kehadiran turnamen turut menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar.
“Lapangan menjadi hidup, UMKM warga ikut bergerak, dan generasi muda memiliki kegiatan yang positif,” tambahnya.
Turnamen Gelora Selatan dijadwalkan akan terus berlanjut hingga Februari mendatang dengan sejumlah pertandingan menarik lainnya, sekaligus menjadi wadah pembinaan dan kompetisi sepak bola antar klub di wilayah selatan Kabupaten Belitung.


