![]() |
| Foto: Tim SAR Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Bangka Belitung sedang melakukan proses pencarian korban |
Belitung, gerubok.com- Tim SAR Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Bangka Belitung bergerak cepat menanggapi laporan hilangnya seorang warga akibat serangan buaya.
Sebanyak 5 personel SAR yang dipimpin langsung oleh Wadanki 2 Ipda Agus Tabroni, turun ke lapangan untuk melakukan upaya pencarian intensif. Senin 9 Februari 2026.
Kronologi kejadian bermula saat personel SAR menerima laporan dari masyarakat pada pukul 16.10 WIB.
Laporan tersebut menyebutkan bahwa Rusmanto (40), warga Tanjungpandan Jalan Murai, Desa Aik Raya, Kabupaten Belitung menjadi korban terkaman buaya di kawasan Eks Kolong, Desa Cerucuk, Dusun Mempiuk, Kabupaten Belitung.
Langkah Penanganan Tim SAR
Hanya berselang lima menit setelah menerima laporan, tim di bawah pimpinan Ipda Agus Tabroni langsung bergerak menuju Lokasi Kejadian Perkara (LKP) untuk menghimpun informasi akurat.
Pukul 16.30 WIB: Personel SAR Batalyon B Pelopor bersama tim gabungan lainnya dan masyarakat mulai menyisir area sekitar sungai dan titik koordinat hilangnya korban.
Diberitakan sebelumnya, Sedang Mandi di Eks Kolong Bersama Anak, Penambang Timah di Belitung Hilang Diterkam Buaya
Peristiwa tragis menimpa Rusmanto (40) warga Jalan Murai, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Provinsi Bangka Belitung.
Korban dikabarkan hilang setelah diterkam buaya saat sedang mandi di lokasi eks kolong (lubang bekas tambang) di Desa Cerucuk, Dusun Mempiuk, Kecamatan Badau, Kabupaten Belitung, pada Senin (9/2) sekitar pukul 14.30 WIB.
Kronologi Kejadian
Peristiwa naas tersebut terjadi tepat setelah korban selesai beraktivitas sebagai penambang timah jenis suntik yang lokasi kejadian berada di dalam Wilayah Izin Usaha Penambangan (WIUP) PT Timah, Dusun Mempiuk.
Berdasarkan laporan di lapangan, saat kejadian korban tidak sendirian. Rusmanto sedang mandi bersama rekannya yang juga merupakan anak kandung korban sendiri.
Secara tiba-tiba, predator air tersebut menyerang dan menyeret korban ke dalam air.
Upaya Pencarian
Segera setelah menerima laporan, tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, pihak kepolisian, dan unsur terkait langsung dikerahkan ke lokasi kejadian.
Kondisi Terkini
Hingga berita ini ditayangkan, upaya pencarian masih terus berlangsung secara intensif. Namun, keberadaan korban belum ditemukan. ***

